sholat dhuha

Panduan Sholat Dhuha Lengkap

Posted on

Sholat Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah bagi umat muslim. Sebagai ibadah sunnah, berarti kita akan mendapatkan pahala jika menjalankannya serta takkan mendapatkan dosa jika mengabaikannya. Sholat ini sendiri termasuk menjadi sholat sunnah spesial.

Banyak sekali keutamaan yang didapat, baik dari sisi kesehatan ataupun rohani. Waktu pengerjannya ialah dari mulai terbentangnya matahari sampai cenderung mengarah barat. Waktu yang penting ialah pada seperempat siang. Di Arab Saudi, waktu dhuha diikuti saat padang pasir berasa panas dan anak unta mulai bergerak. Berikut Panduan Sholat Dhuha.

Tata Cara Sholat Dhuha

Cara Sholat Dhuha

Sholat dhuha sendiri menurut sebagian ulama mesti dikerjakan minimum 2 rakaat serta paling maksimal 4 rakaat.

Dalam sholat dhuha dapat kita kerjakan dengan berjama’ah atau dapat juga dikerjakan dengan sendirian. Untuk lakukan sholat dhuha hal pertama yang kita lakukan harus dalam keadaan yang suci, lalu kita baru dapat menunaikan sholat dhuha.

Tata cara penerapan sholat sunnah ini tidak beda jauh dengan sholat sunnah dua rakat biasanya. Sholat akan diawali dengan niat lalu diteruskan takbiratul ihram. Dibarengi doa iftitah. Setelah itu, baca surat Al-Fatihah.

Baca surat atau ayat Al Quran, contohnya surat Asy Syams atau yang lain. Ruku dengan tuma’ninah, I’tidal dengan tuma’ninah serta sujud dengan tuma’ninah. Teruskan dengan sujud dengan tuma’ninah, duduk diantara dua sujud, lantas sujud ke-2.

Berdiri kembali serta tunaikan rakaat ke-2. Baca surat Al Fatihah serta surat Al Quran lainnya, contohnya Adh Dhuha. Ruku, I’tidal, sujud serta duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah. Paling akhir ialah tahiyat akhir serta salam.

Jumlah Rakaat Sholat Dhuha

Ibadah sholat duha biasanya dilaksanakan minimal sebanyak dua rakaat. Namun beberapa pendapat ada yang mengatakan maksimal 4 rakaat ada pula yang 16 rakaat untuk menjalankan sholat sunnah Duha ini. Yang terpenting adalah tetap memenuhi syarat sah.

  1. Suci dari hadas besar ataupun kecil,
  2. Suci badan, pakaian serta tempat yang digunakan suci dari najis,
  3. Menutup aurat,
  4. Menghadap kiblat
  5. Tahu waktu masuknya sholat tersebut.

Jika semua syarat di atas terpenuhi, maka sholat sunnah dhuha akan dapat ditunaikan secara sah.

Niat Sholat Dhuha

Niat untuk melaksanakan sholat ini juga tak jauh berbeda dari niat untuk melakukan sholat lima waktu. Niat terutama penting untuk diucapkan sebagai salah satu syarat sah sholat dan agar sholat yang dijalankan bisa bernilai ibadah.

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAD DHUHAA ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA’AALA.

Artinya :

Aku berniat melakukan shalat sunat dhuha 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala.

Penting : untuk 4 rakaat “rok’atain” diganti “arba’a rok’ataan

Niat bisa dibaca dalam hati ataupun disuarakan dengan lirih ada pula yang berpendapat tanpa harus memakai bacaan tersebut, cukup dalam hati. Dibacanya niat sekaligus menjadi awal dari tiap ibadah yang kita jalankan. Bukan hanya sholat sunnah namun juga sholat wajib. Niat yang bagus akan menjadi pahala, sementara niat yang jelek takkan mendapat apa-apa.

Bacaan Sholat Dhuha

Surat pendek yang dibaca dalam sholat Dhuha biasanya ialah As Syamsi pada rakaat pertama serta Adh Dhuha pada rakaat ke-2 . Akan tetapi, kita dapat juga membaca suratan pendek yang lain dalam Al Quran.

Ada juga bacaan-bacaan yang dapat dibaca sesudah tuntas menunaikan sholat sunnah Dhuha ini, seperti dzikir dan doa-doa yang lain. Bila kita tidak mengingat doa-doa itu, kita dapat membaca teksnya setelah sholat..

Doa Setelah Sholat Dhuha

Setelah menunaikan ibadah sholat sunnah Dhuha, kita turut disunnahkan untuk berdoa. Doa-doa ini bisa dibaca melalui teks apabila kita memang tidak menghafalnya. Sebenarnya tidak ada do’a khusus yang diajarkan nabi untuk sholat dhuha ini. Namun kamu bisa membaca doa dibawah sebagaimana di contohkan sebagian ulama.

اَللّهُمَّ اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ اَتِنِى مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Latin : 

ALLAHUMMA INNADHDHUHA’A DHUHA-UKA,

WALBAHAA’A BAHAA-UKA,

WAL JAMAALA JAMAALUKA,

WAL QUWWATA QUWAATUKA,

WAL QUDROTA QUDROTUKA,

WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA.

ALLAHUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA’I FA ANZILHU,

WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU,

WA INKAANA MU’ASIRON FAYASSIRHU,

WAINKAANA HAROOMAN FA THOHHIRHU,

WA INKAANA BA’IDAN FA QORIBHU.

BIHAQQIDUHAAIKA WA BAHAAIKA,

WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA,

AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOOLIHIIN.

Artinya : 

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha itu adalah dhuhaMu, keagungan itu merupakan keagunganMu, keindahan itu merupakan keindahanMu, kekuatan itu adalah kekuatanMu, kekuasaan itu adalah kekuasaanMu”, dan penjagaan-penjagaan adalah penjagaanMu.

“Ya Allah, jika rezekiku masih di langit maka turunkanlah, jika ada di dalam bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, apabila itu haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah”.

“Demi kebenaran dhuhaMu, keagunganMu, keindahanMu, kekuatanMu dan kekuasaanMu, berikanlah kepadaku sebagaimana apa yang Engkau berikan kepada hambamu yang sholeh”

Doa tersebut sudah lengkap inshaAllah, seperti berada dalam penjagaan serta perlindungan Allah, dosa-dosanya akan dihapuskan, terjaga dari berbagai perbuatan buruk, dimasukkan dalam golongan orang-orang yang berbuat ihsan.

Dzikir Setelah Sholat Dhuha

Sesudah tuntas menunaikan sholat sunnah Dhuha, kita pun disunnahkan untuk berdzikir menyebutkan nama Allah. Membaca kalimat tasbih, tahlil serta tahmid termasuk juga dalam berdzikir yang dibaca selesai menunaikan sholat sunnah Dhuha.

Ditambah lagi sebab dzikir ini akan menyempurnakan sholat sunnah Dhuha dan membawa kita mendapatkan fadhilah atau keutamaan dari sholat sunnah Dhuha. Wasiat spesial dari Rasulullah adalah supaya ummatnya tidak tinggalkan tiga perihal sesudah beliau wafat, yakni puasa tiga hari dalam satu bulan, sholat Dhuha serta tidur dalam kondisi sudah kerjakan sholat witir.

Manfaat Sholat Dhuha

Manfaat yang bisa didapat dari sholat Dhuha sendiri sangat beragam, baik dari segi jasmani maupun rohani. Diriwayatkan dari Buraidah ra bahwa ia berkata Rasulullah bersabda,

Manusia memiliki 363 ruas dan semuanya wajib bersedekah. Jika tidak mampu melakukannya, maka dua rakaat sholat sunnah Dhuha akan mewakili kewajiban bersedekah ini.

Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, Rasulullah bersabda bahwa

Tiap dari seseorang ada sedekahnya, dalam tiap ucapan tasbih, tahmid dan tahlil adalah sedekah. Demikian juga dengan ucapan takbir, menyuruh kebaikan serta mencegah kemungkaran juga termasuk sedekah. Dua rakaat sholat sunnah Dhuha juga termasuk sedekah serta akan diberi pahala.

Manfaat lainnya dari sholat sunnah Dhuha adalah dikasihkan ghanimah atau keuntungan yang besar. Dari Abdullah bin Amr bin Ash ra disebutkan jika Rasulullah kirim pasukan perang serta Nabi berkata supaya mereka mendapatkan ghanimah atau keuntungan dan segera kembali. Rasulullah menanyakan pada mereka, apa mereka ingin diperlihatkan pada satu tempat yang sangat dekat dari musuh, sangat banyak keuntungannya dan cepat kembalinya. Jawaban Rasulullah adalah siapa saja yang berwudhu lantas masuk dalam masjid serta lakukan sholat sunnah Dhuha, dialah yang akan sangat dekat dengan tempat atau tempat perangnya, semakin banyak keuntungannya dan bertambah cepat juga kembalinya.

Keuntungan lainnya dari melakukan sholat sunnah Dhuha ialah akan dibangunkan Satu rumah dalam Surga. Perihal ini itu dalam Shahih al-Hami: 634. Diriwayatkan juga oleh Anas dengan marfu jika siapa saja yang mengerjakan sholat sunnah Dhuha sekitar 12 rakaat, Maka Allah akan membangunkan untuknya satu rumah di surga.

Rasulullah bersabda jika dalam surga akan ada pintu dengan nama Bab Al Dhuha atau pintu dhuha, dimana pada hari kiamat kelak akan ada yang menyebut beberapa orang yang suka kerjakan sholat sunnah Dhuha, jadi beberapa orang akan masuk dari pintu itu dengan karunia Allah. Sholat sunnah Dhuha yang dikerjakan saat pagi hari, jadi ganjarannya akan selekasnya didapatkan pada sore harinya. Pahalanya pun sama dengan pahala orang yang menunaikan beribadah umroh.

Keutamaan sholat Dhuha tidak sebatas dari sisi rohani akan tetapi pun jasmani. Manfaat kesehatan sholat sunnah ini sangat beragam. Diantaranya ialah berolahraga tanpa disadari. Ditambah lagi sebab sholat sunnah Dhuha dikerjakan saat pagi hari seputar jam 09.00 hingga begitu baik untuk olahraga.

Melakukan sholat ini juga penting untuk memperlancar saluran darah serta mengawasi supaya perputaran darah masih lancar. Manfaat lainnya dari sisi kesehatan adalah menormalkan hormon produksi hingga begitu efisien dalam mengawasi kesehatan badan. Dan yang Paling akhir, sholat sunnah Dhuha pun membuat hidup menjadi lebih tenang dan menghilangkan depresi. Ketenangan pikiran akan terwujud karena sholat sunnah yang teratur seperti di waktu Dhuha ini.

Begitu Banyak Sekali ya manfaat dari sholat dhuha, bagaimana menurut teman-teman ?
Setelah membaca artikel ini, Apakah masih tidak ingin menjalankan sholat dhuha ini ? luangkanlah waktu anda untuk melakukan sholat dhuha ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *